Daftar Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Oleh Telemarketer

Daftar Kesalahan Fatal yang Sering dilakukan Oleh Telemarketer- Halo kawan-kawan arifwicaksono.com semuanya. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas kembali mengenai marketing. Kali ini saya ulas mengenai edisi daftar kesalahan dilakukan oleh para telemarketer di perusahaan.

Telemarketer adalah orang yang melakukan pemasaran melalui kegiatan telephone. Kegiatan ini sering disebut sebagai telemarketing. Telemarketer dalam sebuah perusahaan tentu menawarkan produk dengan cara-cara yang benar. tetapi ada juga kesalahan yang perlu anda hindari ketika melakukan telemarketing. Agar telemarketing bisa meledakkan omset perusahaan, anda perlu menghindari kesalahan dalam bertelemarketing.


Baca juga: Cara Meledakkan Omset di Tokopedia Lewat 5 Fitur Ini

5 Daftar Kesalahan Fatal yang Sering dilakukan Oleh Telemarketer
Ilustrasi Telemarketing

Daftar Kesalahan Fatal yang Wajib dihindari dalam Telemarketing


Tulisan ini murni dari pengalaman saya dalam belajar dengan kawan-kawan di telemarketing dan juga apa yang saya dapatkan ketika mendapatkan telephone dari telemarketer dalam menawarkan produknya. Menawarkan melalui cara telemaketing yang benar tentu akan meningkatkan penjualan dan omset perusahaan.

Waktu Telephone Tidak Tepat

Kegiatan telemarketing yang benar tentu mempertimbangkan waktu yang tepat untuk menelphone calon customernya. Seorang telemarketer perlu belajar mengenai histori kegiatan telemarketing yang dilakukan kepada para calon customer. Histori dan pencatatan ini sangat berguna bagi telemarketer untuk mengetahui kapan saja waktu yang tepat untuk menghubungi para customernya. Jangan sampai menelphone customer di jam-jam sibuk atau sedang meeting dan lainnya. Jika anda tetap maksa menelpon maka yang terjadi bisa dipastikan ada beberapa kemungkinan. pertama, dia tetap mengangkat telephone tetapi anda diminta untuk telephone lagi sebelum anda menjelaskan apapun. kedua, di reject alias menolak telpon anda. ketiga diangkat dan bisa jadi anda dimarahi karena mengganggu waktu sibuknya.

Jadi penting sekali buat anda seorang telemarketer untuk menghindari melakukan telemarketing kepada calon customer anda di saat yang tidak tepat, atau anda akan mengalami tiga kemungkinan seperti yang saya sebutkan di atas.

Ini pengalaman saya!

"Tempo hari saya sedang berbicara dengan tim di kantor, kemudian ada telephone masuk dari nomor yang tidak saya kenal. Saya pribadi mengangkat untuk menjawab telephone tersebut, siapa tahu itu telephone penting. Setelah saya angkat dia menanyakan kabar dan lain sebagainya lalu menawarkan produk unggulannya"

"Sebenarnya produknya sangat bagus yaitu mengenai credit card dan asuransi, tetapi karena saya sedang posisi tidak bisa be present terhadap apa yang dia sampaikan. Hal ini karena saya sedang berbicara serius dengan tim, maka akhirnya saya cut dan sampaikan next bisa telephone lagi karena sekarang saya sedang ada hal yang harus saya selesaikan "
Mungkin anda juga pernah mengalami hal yang sama dengan yang saya alami. Bisa jadi respon anda sama atau berbeda dengan saya. Perlu juga kita ketahui bahwa saya menolak bukan karena penjelasannya yang tidak bagus atau saya yang tidak tertarik, tetapi karena menurut saya "waktunya yang tidak tepat" saat itu.

Terburu-Buru Menjual Produk

Seorang telemarketer biasa melakukan telemarketing untuk menjual produk dan menyampaikan promo-promo spesial lainnya kepada calon customernya. Perlu anda ketahui bahwa tidak semua orang yang kita telphone itu tahu persis apa perusahaan kita, apa produk kita, apa promonya, berapa harganya, apa untungnya buat dia dan lain sebagainya. Jadi jangan terburu-buru untuk menjual produk kepadanya. Ada baiknya kita perlu cara membangun relasi yang baik terlebih dahulu, menggali kebutuhannya saat ini, menyampaikan pendapat dan saran yang baik buat dia. Ingat kenyamanan calon customer pada saat kita telephone adalah yang utama. Karena ketika calon customer sudah risih saat kita telephone karena tiba-tiba langsung ditawarkan suatu produk, maka sudah dapat dipastikan anda mengalami penolakan.

Jika diurutkan menurut saya pribadi ketika saya menerima telemarketing. saya pribadi lebih suka seorang telemarketer yang ramah, memabngun suasana, mampu menggali kebutuhan saya, memberikan pandangan-pandangan mengenai apa yang menjadi kebutuhan saya dan baru dia menawarkan produknya kepada saya. Baru setelah itu sampaikan benefit dan spesial promo yang bisa didapatkan jika saya mengambil produk yang ia tawarkan kepada saya.

Tidak menguasai Promo Produk 100%

Seorang telemarketer tentu sebelumnya sudah dilatih bagaimana cara menelphone yang benar kepada para calon customer. Melalui kegiatan training atau sharing dengan teman, seorang telemarketer diwajibkan menguasai materi dari produk yang akan dipasarkan, apa kelebihan dan keunggulan produknya, bagaiman promo spesialnya dan benefit lain yang di dapatkan customer ketika mengambil produk tersebut.

Bagaimana jika seorang telemarketer tidak menguasai produk atau lupa dengan promo prduk yang ditawarkan?. Jawabannya sudah barang pasti anda akan di cap sebagai telemarketer yang tidak profesional. kedua, customer akan mempermainkan anda dengan pertanyaan pertanyaan yang menjebak sehingga anda tidak bisa menjawabnya. ketiga sudah dapat dipastikan produk yang anda tawarkan tidak akan closing atau terjual.

Penguasaa produk, promo dan tetek bengeknya wajib anda kuasai dan mesti anda roley play agar kemampuan telemarketing anda semakin mantap. seorang telemarketer wajib siap apapun yang terjadi ketika seorang customer menanyakan kepada anda mengenai produk atau aapun yang berhubungan dengan produk yang anda tawarkan. Jadi jangan sampai anda lupa atau tidak menguasai meteri dari produk yang anda jual.

Tidak Memberikan Kesempatan Bicara

Telemarketing merupakan kegiatan memasarkan melalui telephone. Lalu bagaimana jika anda nyerocos tanpa henti seperti penjual panci di pasar tanpa peduli dengan lawan bicara anda?.

Akan sangat menjengkelkan jika saya pribadi mendapat telphone dari telemarketer yang menawarkan produk nyerocos tanpa henti. Seperti bicara dengan benda mati saja. Perlu anda ketahui bahwa kegiatan telemarketer merupakan pross timbal balik dari anda dan respon dari calon customer. Berikan kesempatan kepada calon customer anda untuk biacara, menyakan produk ataupun yang lainnya. Lakukan dengan cara yang elegan tetapi arah pembicaraan tetap terfokus pada produk yang anda jual. Hal itu akan membuat anda semakin mudah dalam menawarkan produk kepadanya.

Penutup

Demikian ulasan singkat saya mengenai Daftar kesalahan Telemarketer dalam menelphone Customer. Semoga ulasan singkat ini bermanfaat untuk anda. terimakasih sudah berkunjung ke arifwicaksono.com. Silahkan baca-baca artikel marketing lainnya yang sudah saya tuliskan di web ini. Terimakasih
Tags:
Reaksi:
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar